Ekspresia
Beranda Berita UNESA Jadi Pendukung Utama FCEE 2026 di Seoul, Perkuat Komitmen Energi Bersih dan SDGs 7 dan 13

UNESA Jadi Pendukung Utama FCEE 2026 di Seoul, Perkuat Komitmen Energi Bersih dan SDGs 7 dan 13

Seoul, 18 April 2026 – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali menunjukkan eksistensinya di tingkat global dengan menjadi salah satu institusi pendukung utama dalam ajang Forum for Clean Energy and Engineering 2026 (FCEE 2026) yang resmi dibuka di Seoul, Korea Selatan, pada 18 April 2026.

Keterlibatan ini menjadi bukti nyata bahwa UNESA semakin aktif mengambil peran dalam isu-isu strategis dunia, khususnya di bidang energi bersih dan keberlanjutan lingkungan.

Dalam forum internasional bergengsi tersebut, UNESA bergabung bersama sejumlah universitas ternama dunia seperti Soochow University, University of Ljubljana, Universiti Teknologi Petronas (UTP), serta Universiti Kuala Lumpur.

Kehadiran berbagai institusi ini menunjukkan bahwa FCEE 2026 menjadi wadah kolaborasi global yang sangat penting dalam mendorong inovasi di bidang energi dan rekayasa teknik.

Partisipasi UNESA tidak hanya sebatas simbolis sebagai pendukung acara. Delegasi yang dikirim ke Seoul juga membawa kontribusi akademis yang signifikan.

Sejumlah pakar dan peneliti dari UNESA mempresentasikan hasil riset terbaru yang berfokus pada integrasi teknologi dalam pendidikan berbasis lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen UNESA dalam mengembangkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap tantangan global, termasuk isu perubahan iklim dan efisiensi energi.

Delegasi UNESA berdiskusi dengan delegasi dari universitas lain

Menurut Bambang Sigit Widodo selaku Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi, Pemeringkatan, Publikasi, dan Science Center UNESA, keterlibatan dalam forum ini merupakan momentum strategis bagi kampus.

Ia menegaskan bahwa pengakuan internasional terhadap riset dan inovasi UNESA menjadi indikator bahwa kualitas akademik kampus ini semakin kompetitif di tingkat global.

“Ini adalah momentum yang sangat berharga bagi UNESA. Menjadi salah satu pendukung utama FCEE 2026 di Seoul membuktikan bahwa riset dan inovasi dari sivitas akademika kita diakui dan dibutuhkan oleh komunitas global,” ujarnya dalam kesempatan pembukaan acara.

FCEE 2026 sendiri dirancang sebagai forum yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berdiskusi serta bertukar gagasan terkait pengembangan energi bersih.

Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai sesi diskusi, presentasi ilmiah, hingga forum kolaborasi diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret untuk tantangan energi global.

Melalui keikutsertaan ini, UNESA juga menargetkan perluasan jaringan kerja sama internasional. Kolaborasi lintas negara dinilai sangat penting dalam mempercepat pengembangan riset serta implementasi teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Lima Delegasi UNESA dalam FCEE 2026 Seoul

Selain itu, hasil diskusi dan rekomendasi dari forum ini diharapkan dapat diadopsi untuk memperkuat sistem pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di lingkungan UNESA.

Langkah strategis ini sekaligus mempertegas komitmen UNESA dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada tujuan ke-7 tentang energi bersih dan terjangkau serta tujuan ke-13 mengenai penanganan perubahan iklim.

Dengan aktif terlibat dalam forum global seperti FCEE 2026, UNESA terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Secara keseluruhan, keikutsertaan UNESA dalam FCEE 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju universitas berkelas dunia.

Tidak hanya membawa nama Indonesia ke panggung internasional, UNESA juga berkontribusi nyata dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi global.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan